Apa yang Terjadi Kalau Anda Tidak Bayar Kartu Kredit?

Setiap kali ada tagihan kartu kredit masuk, pernahkah Anda bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika Anda tidak bisa membayar tagihan yang tertera di surat? Atau mungkin Anda terlambat membayar tagihan kartu kredit Anda? Ide buruk, sayang. Karena konsekuensi tidak membayar kartu kredit bukanlah main-main.

Jadi apa yang terjadi jika Anda tidak membayar tagihan kartu kredit Anda?

Anda harus membayar bunga tinggi

Kartu kredit ternyata adalah jenis hutang dengan bunga tinggi lho, dengan tingkat bunga rata-rata 2% -2,5% per bulan. Bunga tidak hanya dibebankan ketika Anda tidak membayar kartu kredit Anda, tetapi juga ketika Anda membayar kurang dari jumlah total faktur atau hanya membayar jumlah pembayaran minimum dan ketika Anda melakukan pembayaran penuh tetapi setelah tenggat waktu.

Penghitungan bunga ini tidak dibebankan berdasarkan saldo faktur bulan berikutnya. Namun, itu dihitung secara proporsional untuk setiap transaksi sejak transaksi itu diposting. Perbedaan hari antara tanggal akuntansi dan tanggal penagihan juga akan dikenakan bunga harian. Nah, pernahkah Anda membayangkan bagaimana kenaikan bunga yang harus dibayarkan jika terjadi tunggakan kartu kredit?

Dan membayar dendanya

Tidak hanya dengan membayar bunga, Anda juga harus membayar denda berupa keterlambatan pembayaran. Pada tahun 2012, Bank Indonesia menetapkan denda keterlambatan pembayaran sebesar 3% dari total tagihan bulan tersebut dengan maksimum denda Rp150.000 per bulan. Bagaimana jika Anda masih belum membayar kartu kredit Anda pada bulan berikutnya? Nah, jumlah denda akan bertambah.

Skor kartu kredit Anda akan turun

Setiap pelanggan yang menggunakan kartu kredit memiliki skor atau kualitas kredit. Nilai atau kualitas kredit ini adalah “nilai” yang menentukan apakah Anda berhak atas pinjaman atau tidak. Itu juga menentukan jumlah pinjaman yang bisa didapat.

Mereka yang membayar tagihan kartu kreditnya dengan disiplin dan tepat waktu akan memiliki skor atau kualitas kredit yang normal. Siapa yang tidak membayar tagihan kartu kredit mereka? Skor atau kualitas kredit Anda cenderung menurun atau memburuk. Akibatnya, Anda menjadi sulit untuk mengajukan pinjaman bernilai “tinggi” lagi dari bank. Misalnya pinjaman untuk membeli rumah, mobil atau bahkan membuka usaha.

Anda akan “dikejar-kejar” bank

Jangan heran jika telepon Anda lebih rajin berdering padahal Anda tidak membayar tagihan kartu kredit Anda. Dan sudah bisa ditebak, orang yang menelepon Anda bukanlah laki-laki, tapi bankir! Ya, bank tidak akan pernah bosan memanggil pelanggan yang luar biasa untuk pembayaran kartu kredit meskipun mereka hanya terlambat beberapa minggu.

Anda masuk dalam daftar hitam Bank Indonesia

Konsekuensi terbesar dari tidak melunasinya kartu kredit adalah Anda akan masuk daftar hitam atau blacklist oleh BI. BI memiliki catatan pembayaran yang Anda lakukan dalam 24 bulan terakhir. Fungsinya untuk mengetahui pembayaran sudah diperbaiki atau belum. Catatan ini disebut sebagai informasi historis tentang debitur perorangan atau biasa disebut IDI Historis. Setiap permohonan kredit ke bank, baik kartu kredit, kredit tanpa jaminan (KTA), kredit pemilikan rumah (KPR), kredit otomotif (KKB), memerlukan pemeriksaan histori IDI atau BI Checking untuk membantu bank menentukan apakah nasabah memenuhi syarat untuk pinjaman atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *